Gaya kekinian terbaru “Om Telolet Om” Maksudnya apa sih?

Author: | Posted in Berita No comments

Apa itu telolet – pasti kamu sudah ga aneh lagi dengan kata-kata “om telolet om”, tapi apa sih artinya itu?

Awalnya saya juga bingung apa yang dimaksud telolet itu. Tetapi setelah menanyakannya kebeberapa orang sekaligus teman, akhirnya saya menemukannya.

Apa Itu Telolet?

apa sih maksud dari telolet

www.iambuspacker.com

yang dimaksud dari kata “om telolet om” adalah “om” sebagai pengendara bus dan “telolet” itu adalah menirukan suara klakson bus yang biasa melintas dijalan. Hal ini awalnya dilakukan oleh para anak-anak di Jepara, tetapi setelah itu hal ini malah menjadi viral dan diikuti oleh remaja sekarang.

Lalu tujuan melakukan itu apa sih? ya mungkin karena mereka masih anak-anak jadi melihat ada bus lewat itu senang sekali apa lagi bisa mendengar suara klakson bus yang unik tersebut.

Tetapi karena adanya hal ini, kita dapat belajar bahwa “Bahagian itu sederhana” tidak perlu uang yang banyak dan bisa kemana-mana. Buktinya anak-anak jepara bisa senang hanya dengan mendengar suara klakson bus antar kota atau provinsi.

Ngetrendnya Telolet

Saking ngetrendnya tradisi telolet ini tidak sedikit pemuda dan orang-orang yang sudah dewasa ikut melakukan ini. Bahkan banyak juga yang membuatnya menjadi komik singkat  di instagram. Ada juga beberapa orang yang membuat video dan menyebarkannya di media sosial seperti facebook dan youtube.

Bukan hanya itu, beberapa pengendara motor khususnya para anak-anak touring juga sudah memasang klakson telolet tersebut agar menamah keunikan motor mereka. Harga klakson telolet ini tidak murah loh, untuk bisa mendapatkannya kamu harus mengeluarkan uang sebanyak 500 ribu rupiah.

Nih saya kasih lihat video telolet yang sedang viral ini :

Lihat, sampai pak polisi saja ikutan aksi ngetrend ini. “Om telolet om” ini sudah seperti virus yang menyebar dengan cepat tetapi virus ini dapat berdampak baik bagi para orang yang terkena virus ini.

“Om Telolet Om” Dikalangan Para Artis

Bukan hanya para pemuda saja yang sedang booming tentang telolet ini. Bahkan para artis pun ada yang suka dengan kejadian unik ini.

Saking boomingnya “Om telolet om” ini, kejadian ini juga menjadi sorotan dunia dan bahkan para artis luar negeri ikut mengapresiasikannya di twitternya masing masing dengan cuitannya yang berisi “Om telolet om”.

cuitan artis tantang om telolet om

viva.co.id

dj snake om telolet om

www.newsth.com

Pro Kontra “Om Telolet Om”

Suara klakson telolet pada bus sekarang memang sangat fenomenal belakangan ini .Dan memancing anak-anak untuk mengabadikannya. Akan tetapi dibalik ke viralan bus telolet ini munculah pro dan kontra di kalangan perekam bus telolet.

“Saya juga mengamati fenomena ini. Mereka kan masih anak-anak tapi sudah sangat menyukai bus dan mengaku sebagai bus mania community. Kalau sejak kecil saja sudah menyukai bus, semoga saat dewasa nanti juga tetap menyukai bus sebagai trasportasi umum.” beber Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo.

Menurut Agus, di era modern saat ini, tidak sedikit masyarakat yang enggan untuk memanfaatkan transportasi umum. Dampaknya, sejumlah perusahaan angkutan umum harus berhenti. Bahkan, sejumlah rute tidak lagi dilewati oleh angkutan umum karena tidak orang yang menggunakannya.

“Saking banyaknya yang menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum banyak yang mati. Di Karanganyar pun juga demikian. Angkutan umum bus yang masih jalan mulai berkurang. Dengan adanya komunitas bus mania ini diharapkan dapat menghidupkan kembali moda transportasi umu,” terangnya.

Agus menilai, aksi merekam laju bus tersebut bukan termasuk kegiatan yang membahayakan. Apalagi fenomena itu tidak hanya ditemui di Karanganyar. Tetapi sudah booming terlebih dahulu di daerah lain.

Namun, Dishubkominfo akan berupaya melakukan pendekatan terhadap anak-anak perekam laju bus agar aksinya tidak sampai membahayakan keselamatan diri mereka ataupun sopir bus.

Sementara itu, salah seorang anak perekam laju bus, Ridwan, menyatakan sudah sejak setengah tahun hunting bus untuk mendapatkan suara klakson “telolet…telolet”. Hasil rekaman sekedar untuk dipamerkan kepada teman-temannya. ”Dicari bus yang klaksonya telolet…telolet. Untuk koleksi saja,” terang warga Jungke, Karanganyar itu.

Kegiatan merekam laju bus itu dilakukan setiap pulang sekolah. Ridwan bersama teman-temannya biasanya ramai-ramai stand by di Jalan Kapten Mulyadi Karanganyar, dekat Terminal Jungke. Memang jalan tersebut sering dilewati bus jurusan Jakarta. ”Bus bagus-bagus, jadi tertarik merekam,” pungkasnya.

Ngetrendnya “Om Telolet Om” Menurut BMC

Ketua BMC (Bus Mania Community) Eks Karesidenan Surakarta Arga Kusuma Senna menyatakan, anak-anak merekam laju bus hanya ikut-ikutan. BMC hanya mensosialisasikan cara safety hunting bus khusus kepada anggota BMC minimal yang sudah duduk di bangku SMA.

Karena selama ini tidak sedikit anggota BMC merekam laju bus tanpa memperhatikan keselamatan diri mereka sendiri. Hasil rekaman untuk dievaluasi dan koleksi pribadi. Tidak ada hadiah atau imbalan apa pun dari merekam laju bus.

Arga juga belum mendapat informasi pasti kenapa marak anak-anak di bawah umur ikut merekam laju bus. Biasanya mereka mengaku dari BMC tapi sebenarnya tidak tahu apa itu BMC dan maksud merekam laju bus.

Dengan alasan tersebut, BMC akan mengerahkan pengurus di daerah untuk memberikan sosialisasi kepada anak di bawah umur yang merekam laju bus. Fenomena ini juga akan dibahas pada musyawarah nasional.

Add Your Comment