Cara Budidaya Buah Tin

Author: | Posted in flora, Nature No comments
Buah tin

Sumber: www.fimadani.com

Buah tin adalah buah yang berasal dari daerah arab, lalu buah ini banyak menyebar ke daerah eropa, asia dan australia. Pohon tin (Ficus carica), figs atau ara adalah pohon yang terkenal sebagai buah suci dari taman surga. Julukan ini di dapatkan oleh buah tin karena buah ini disebutkan di dalam al-quran. Harga buah tin juga relatif murah.

Buah tin di sebutkan di dalam al-quran surat at-tin. Buah tin memiliki posisi sama dengan buah zaitun, yaitu buah yang sangat diandalkan saat zaman rasulullah S.A.W. Buah tin pun mempunyai banyak sekali khasiat dan gizi apabila di konsumsi. Banyak orang yang menggunakan buah tin untuk menjadi obat.

Banyak orang yang sangat ingin mempunyai pohon tin sendiri, sehingga bisa memakannya tanpa perlu mencari dan membelinya. Karena itu, kali kita akan membahas cara budidaya buah tin. Cara menananm buah tin pada dasarnya sama dengan cara menanam tanaman lain. Tetapi ada perawatan khusus untuk membuat pohon ini berbuah lebih cepat.

Menanam dengan Cara Mencangkok

Cangkokan pohon tin Sumber: www.tokopedia.com

Sumber: www.tokopedia.com

ada beberapa cara budidaya buah tin, salah satunya dengan cara mencangkok pohon tin. ada beberapa tahap untuk membudidaya buah tin dengan cara mencangkok. tahap-tahap tersebut sebagai berikut:

  1. Pilihlah pohon tin yang batangnya masih muda dan berkulit hijau, karena yang masih muda dan berkulit hijau lebih cepat tumbuh dan lebih banyak menghasilkan buah.
  2. Persiapkan plastik transparan dan cocopeat murni.
  3. balutlah batang tin yang ingin dicangkok dengan cocopeat yang telah dibungkus dengan plastik transparan.
  4. Panjang cangkokan cukup 10 sampai 15 cm saja.
  5. ikat media cangkokan pada bagian pangkal dan ujungnya dengan menggunakan tali rafia.
  6. siramlah media cangkokan setiap hari, penyiraman dilakukan melalui celah-celah yang sudah disiapkan sebelumnya.
  7. saat sudah 30 sampai 45 hari cangkokan akan mulai memiliki banyak peranakan, itu artinya cangkokan sudah siap di potong dan dipindahkan ke media normal.

Itulah cara mencangkok buah tin, mudah bukan? anda dapat mencobanya di rumah. Tidak hanya dengan cara mencangkok saja, ada cara lain untuk membudidayakan buah tin ini. yaitu dengan cara stek batang.

Dengan Cara Stek Batang

stek pohon tin Sumber: narwastujati58.blogspot.com

Sumber: narwastujati58.blogspot.com

Cara satu lagi untuk cara budidaya buah tin adalah dengan cara stek batang. Cara ini tidak jauh berbeda dengan cara mencangkok. caranya sebagai berikut:

  1. Potonglah batang atau cabang pohon tin yang sudah tua, yaitu pohon yang sudah mempunyai kulit berwarna coklat atau ungu dengan ukuran batang 10 sampai 15 cm.
  2. Batang yang di stek dipotong miring.
  3. Setelah stek siap, lalu semai di tempat persemaian yang telah diberikan pasir atau cocopeat murni di dalamnya.
  4. Bekas potongan bagian atas pada pohon tin yang dijadikan bahan stek harus dilapisi lilin. Tujuan melapisi lilin pada bekas potongan adalah untuk mencegah kebusukan.
  5. Siramlah pohon tin hasil stek setiap harinya untuk menjaga tanah tetap lembab.
  6. Setelah 45 hari, pohon tin hasil stek sudah memiliki banyak batang. Artinya pohon tin sudah siap untuk dipindahkan kelahan baru atau ke pot.

Bibit tanaman buah tin baik hasil cangkokan ataupun hasil stek lebih baik ditanam di dalam pot. Untuk menanam di dalam pot dibutuhkan campuran tanah, cocopeat, kotoran kambing dan sekam mentah dengan perbandingan 1:1. Pohon tin ini pun mempunyai cara merawat yang khusus, karena tanaman ini berasal dari negara bercuaca panas.

Cara Merawat Pohon Tin

buah tin segar Sumber: figs-hunter.blogspot.com

Sumber: figs-hunter.blogspot.com

Buah tin mempunyai karakterisik sama dengan buah yang tumbuh di negara arab, seperti zaitun dan kurma. Tanaman-tanaman ini adalah tanaman yang membutuhkan sinar matahari berlebih. Maka dari itu, buah tin lebih susah berbuah di negara yang mempunyai iklim tropis seperti indonesia. Maka dari itu pohon tin harus mempunyai perawatan yang sama dengan negara asalnya. Perawatan untuk pohon tin sebagai berikut.

Penyiraman

penyiraman Sumber: tipspetani.blogspot.com

Sumber: tipspetani.blogspot.com

Pohon tin biasa hidup di daerah yang panas, jadi tidak perlu menyiramnya setiap hari. Penyiraman dilakukan secara berkala, seperti 3 hari sekali. Dan saat musim penghujanan buah tin tidak perlu di siram sama sekali. Baiknya, buah tin ditanam saat musim panas sehingga lebih mudah untuk berbuah.

Cahaya Matahari

pohon disinari matahari Sumber: id.hdlandscapewallpaper.com

Sumber: id.hdlandscapewallpaper.com

Karena di negara arab sangatlah panas, jadi pohon tin membutuhkan cahaya matahari yang banyak. Karena itu, jangan sampai ada sesuatu yang menghalangi cahaya matahari untuk menyinari pohon tin ini. Apabila sinar matahari tidak diberikan sesuai kebutuhannya, pohon tin akan lebih susah tumbuh dan berbuah.

Pemupukan

Pemupukan pohon tin pada awal-awal penanaman hanya membutuhkan pupuk daun dengan dosis secukupnya. Setelah berumur 2 tahun, barulah pohon tin diberi pupuk kandang. Tujuannya agar daun pohon tin tidak mudah rontok dan untuk mempercepat pembuahan.

Hama dan Penyakit

penyakit pohon tin Sumber: picssr.com

Sumber: picssr.com

Gunting daun-daun yang sudah mengering dan menguning. Hal ini biasanya disebabkan oleh virus, Jadi untuk mecegah menular ke daun lainnya, daun yang telah menguning harus dipotong. Kalau tidak dipotong ada kemungkinan semua daun akan ikut menguning dan pohon tidak dapat melakukan metamoforsis.

Waspadai juga keberadaan hama penggerek batang. Hama ini mengakibatkan pohon tin menjadi keropos dan mudah patah. Pencegahan untuk hama ini adalah dengan cara menyuntikan obat tanaman pada bagian batangnya. Baiknya, tambahkan nutrisi pembantu berupa perangsang akar dan batang.

Itulah cara budidaya buah tin dan cara merawat pohon tin agar lebih cepat berbuah. Semoga bermanfaat dan dapat di amalkan. Sekian dari saya terimakasih.

Add Your Comment