Cara Budidaya Semangka Non Biji dengan Mudah

Author: | Posted in flora, Nature No comments
Sumber: ayselalver.blogspot.com

Sumber: ayselalver.blogspot.com

Semangka adalah buah yang banyak di gemari oleh orang indonesia. Tetapi, terkadang ada beberapa orang yang tidak terlalu suka dengan semangka karena banyak bijinya. Tetapi sekarang sudah ada semangka non biji, yaitu semangka yang tidak memiliki biji sama sekali. Semangka ini juga lumayan popular di indonesia.

Semangka non biji sebenarnya memiliki sifat yang hampir sama dengan semangka pada umumnya, Bedanya semangka non biji telah diolah dengan beberapa cara sehingga semangka yang dihasilkan mejadi tidak berbiji. Proses budidaya semangka non biji membutuhkan perawatan lebih rumit dari semangka biasa.

Membudidayakan semangka non biji membutuhkan perawatan khusus pada penyemaian, penyerbukan dan pemupukan. Jika proses tersebut tidak dilakukan dengan baik, maka kemungkinan gagalnya menjadi besar. Kali ini kita akan membahas cara budidaya semangka non biji dan semua yang dibutuhkannya.

Syarat Semangka Non Biji

Semangka non biji dapat dibudidaya dimana saja, baik di dataran rendah atau pun dataran tinggi. Semangka non biji tumbuh maksimal pada tanah yang gembur, berpasir dan daerah yang memiliki suhu antara 20 sampai 30 derajat celcius. Sinar dari matahari langsung dibutuhkan seharian atau setidaknya 7 jam perharinya.

Persiapan Lahan Budidaya Semangka Non Biji

Sumber: ternakjawa.blogspot.co.id

Sumber: ternakjawa.blogspot.co.id

Gemburkan tanag dengan membajak atau mencangkul tanah. Buat bedengan ganda dengan sebuah parit kecil ditengah, lebarnya 70 sampai 80 cm dan tinggi disesuaikan dengan kondisi lahan. Pada lahan yang landai bedengan tidak perlu terlalu tinggi, tetapi untuk lahan datar bedengan dibuat dengan tinggi minimal 30 cm dan jarak 3 meter.

Bedengan juga dapat dibuat dengan bedengan tunggal. Sistem bedengan ganda bertujuan untuk memudahkan dalam pemeliharaan dan penyiraman dengan sistem leb. Sedangkan pada bedengan sistem tunggal, penyiraman harus dilakukan dengan menggunakan sistem drip.

Untuk pemberian pupuk, taburkan pupuk dolomit jika pH tanah dibawah 6 dan biarkan semalam 7 sampai 10 hari. Lalu taburkan pupuk kandang sebanyak 1 sampai 1,5 kg pertanaman. Dan taburkan pupuk TSP/SP36 :KCI : ZA sebanyak 100 gr pertanaman. Kemudain aduk sampai tercampur dengan tanah, lalu siram sampai basah. Pemberian pupuk dilakukan 10 sampai 15 hari sebelum penanaman.

Untuk pemasangan Mulsa, Mulsa harus dipasang dengan segera setelah bedengan dan pupuk siap dan telah disiram atau terkena hujan. Buatlah lubang tanam dengan jarak 80 sampai 90 cm di tengah bedengan.

Menyemai Benih Semangka Non biji

Sumber: www.tokopedia.com

Sumber: www.tokopedia.com

Benih harus dipecah terlebih dahulu sebelum benih direndam dengan air hangat. Tujuan biji dipecah untuk lebih mudah berkecambah, jadi pecahkan sedikit saja dibagian tempat tumbuhnya akar. Selanjutnya benih di rendam dengan air hangat dan di tambah air bawang merah sekitar 8 sampai 10 jam.

Lalu tiriskan dan dicambahkan dengan cara membungkus benih dengan kain basah atau koran. Biasanya benih akan berkecambah pada hari ke 3 atau ke 4. Kemudian benih disemai pada media polybag. Bibit yang telah disemai akan siap di tanam setelah 7 sampai 10 hari.

Semangka berbiji juga perlu di tanam, karena serbuk sari pada semangka non biji mandul atau lebih tepatnya semangka non biji tidak dapat membuahi. Semangka berbiji dibutuhkan bungan jantannya untuk membuahi bakal semangka non biji. Penyerbukan ini harus dilakukan melalui cara manual. Semangka berbiji hanya dbutuhkan 10% dari keseluruhan buah.

Menanam Semangka Non Biji

Sumber: www.lmgaagro.web.id

Sumber: www.lmgaagro.web.id

Cara menanamnya tidak jauh berbeda dengan cara menanam tanaman lainnya seperti cempedak dan mangga. Bibit semangka yang akan ditanam adalah bibit yang sudah berusia 7 sampai 10 hari atau setidaknya sudah tumbuh 2 atau 3 daun. Semangka non biji ini lebih baik ditanam saat sore hari.

Sebelum semangka non biji ditanam, kondisi lubang tanah yang telah disiapkan harus basah, kalau belum basah siram air secukupnya. Setelah selesai menanam siram dengan air secukupnya. Kemudian tutup lubang tadi dengan tanah yang ada disekelilingnya agar tanaman tidak layu dan menghilangkan gangguan jangkrik.

Perawatan Semangka Non Biji

Sumber; www.lmgaagro.web.id

Sumber; www.lmgaagro.web.id

Untuk semangka non biji, cukup siram 3 hari sekali dengan air secukupnya dan disesuaikan dengan kondisi. Dan ranting yang akan dirawat adalah ranting sekunder, yaitu ranting yang tumbuh dari daun pertama dan daun ke dua, apabila ada ranting lain anda dapat memotongnya.

Kemudian aturlah posisi baang utama dan ranting pada sisi bedengan, tujuannya adalah untuk merapihkan dan lebih mudah untuk diperlihara. Pemupukan sesulan pertama dilakukan pada usia 10 HST (hari setelah tanam) dengan campuran NPK 16-16-16 sebanyak 5 gr NPK/300 ml air/ tanah. Pemupukan selanjutnya dilakukan antara 4 atau 5 hari sekali dengan penambahan dosis secara berkala.

Seleksi Buah Semangka

Sumber: tanamanbawangmerah.blogspot.com

Sumber: tanamanbawangmerah.blogspot.com

Untuk Semangka non biji penyerbukan dilakukan pada semua bakal buah yang ada di setiap ranting sekunder dan batang utama, mulai dari daun ke-14 sampai seterunya. Selanjutnya seleksi buah ketika buah dipastikan jadi, kira-kira ketika buah berukuran sebesar buah duku. Buah yang kira-kira kurang bagus dapat dibuang.

Sisakan satu pada setiap ranting sekunder dan batang utama. Jika tanaman semangka non biji ini kurus atau kurang subur, cukup sisakan satu buah saja disetiap tanamannya.

Masa Panen Dan Cara Panen Semangka Non Biji

Sumber: www.solusitanaman.com

Sumber: www.solusitanaman.com

Masa panen semangka non biji memang lebih lama dari semangka pada umunya, yaitu 65 sampai 70 HST barulah semangka non biji dapat dipanen. Buah yang sudah matang atau sudah dapat di panen adalah buah yang memiliki warna kulit buah memudar dan sulur yang ada dipangkal tangkai buah mengering.

Pemanenan sebaiknya dilakukan setelah embun pagi sudah kering, yaitu sekitar jam 9 dan cuaca cerah, hal ini bertujuan agar kulit buah tidak basah dan tidak mudah busuk. Buah semangka non biji dipanen beserta tangkai buahnya, tujuannya agar dapat disimpan dengan waktu yang lebih lama.

Itu lah cara budidaya semangka non biji. Tidak terlalu sulit bukan? Hanya membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Semoga ilmu yang kita bahas saat ini bermanfaat dan dapat diamalkan. Sekian dari saya, terima kasih.

Add Your Comment