Contoh Seloka dan Maknanya Beserta Pengertian Seloka Lengkap!

Author: | Posted in edukasi 1 Comment

Contoh Seloka Pantun adalah sebuah seni sastra lama yang banyak diminati sampai sekarang. Pantun dapat menggambarkan perasaan seseorang hingga bisa membuat lulucon dengan pantun tersebut.

menulis puisi

conaxe.com

Salah satu jenis pantun yang dikelompokan berdasarkan bentuknya adalah seloka.

Nah, kamu ingin tahu bukan apa itu seloka dan apa bedanya dengan pantun biasa?

Simak artikel berikut hingga selesai ya…

Pengertian Seloka

Seloka adalah bentuk puisi melayu klasik, biasanya berisikan pepatah ataupun perumpamaan yang dapat mengandung lulucon, sindiran bahkan tidak sedikit yang isinya berupa ejekan. Seloka biasanya ditulis dengan 4 baris atau lebih, dan memakai bentuk pantun.

Selain pengertian di atas, masih ada beberapa pengertian yang di sampaikan oleh beberapa ahli. Berikut pengertian seloka menurut beberapa ahli dibidangnya:

1. Pengertian Seloka Menurut B. Simorangkir

B. Simorangkir menjelaskan bahwa seloka merupakan peribahasa atau pepatah yang di dalamnya diberi sampiran.

2. Pengertian Seloka Menurut Hooykaas

Hyokaas menjelaskan bahwa Seloka adalah pantun yang di dalamnya berisi ibarat atau kisahan dan berisi nasihat-nasihat dan juga sindiran-sindiran.

3. Pengertian Seloka Menurut Amir Hamzah

Menurut Amir Hamzah seloka adalah sebuah pantun yang antara sampiran dan isi terdapat hubungan yang mengandung arti.

Ciri-ciri Seloka

  1. Di setiap bait dalam seloka ada 2 baris yang panjang
  2. Di dalam setiap baris seloka terdiri atas suku kata (yaitu 2×9 suku kata)
  3. Ada hubungan antara isi bait yang satu dengan isi bait berikutnya
  4. Seloka tidak terikat dengan persajakan
  5. Isi seloka berupa petuah atau nasihat
  6. Pada baris kedua dalam bait terdahulu menjadi baris pertama pada bait berikutnya dan baris keempat dalam
  7. bait terdahulu menjadi baris ketiga dalam bait berikutnya

Contoh Seloka Pendidikan

pantun seloka pendidikan

gambarlucu.co

Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh
Supaya engkau tidak ketinggalan

Anak ayam turun sembilan
Mati satu tinggal delapan
Ilmu boleh sedikit ketinggalan
Tapi jangan sampai putus harapan

Anak ayam turun delapan
Mati satu tinggal lah tujuh
Hidup harus penuh harapan
Jadikan itu jalan yang dituju

Contoh Seloka Sindiran

Contoh 1:

Candu bungkus daun talas
Makan dia mata bilas
Mandi segan kerja malas
Harta orang hendak digalas

Contoh 2:

Apa guna pergi ke pasar
Kalau tidak bawa keranjang
Apa guna berkereta besar
Kalau hutang keliling pinggang

Contoh Pantun Seloka 4 Bait

dicianjur ketemu Mumu
Setiba ketemu Mumu sudah tak kukuh
Aku masih sayang padamu
Tapi mengapa kamu selingkuh

Setiba ketemu Mumu sudah tak kukuh
Aku pergi jalan-jalan ke Maluku
Tapi mengapa kamu selingkuh
Dengan teman baikku

Aku pergi jalan-jalan ke Maluku
Setiba di Maluku ketemu Sintia
Dengan teman baikku
Kamu katakan akan setia

Setiba di Maluku ketemu Sintia
Si Sintia lagi ngeliat konser gigi
Kamu katakan akan setia
Mengapa kamu selingkuh lagi

Comments
  1. Posted by Um ra

Add Your Comment