Jenis-jenis Pantun dan Masing-masing Contohnya Lengkap!

Author: | Posted in edukasi No comments

Jenis-jenis Pantun – Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang sangat dikenal di nusantara. Pantun sendiri berasal dari kata petuntun yang apabila di artikan dalam bahasa minangkabau mempunyai arti “petuntun”.

menulis pantun

conaxe.com

Dan dalam bahasa jawa, pantun dikenal dengan nama parikan, dalam bahasa sunda dikenal dengan nama paparikan, dan dalam bahasa batak pantun dikenal dengan nama umpasa (uppasa).

Nah, sekarang kalian sudah tahukan apa itu pantun dan dari mana asal kata pantun itu.

Selain pengertian di atas dan asal kata pantun itu sendiri, sebelum kamu bisa membuat pantun kamu harus tahu ciri-ciri dari pantun.

Dari pada banyak basa-basi, lebih baik kita langsung masuk ke pembahasan.

Ciri-Ciri Pantun

Pantun memiliki beberapa ciri-ciri sehingga dapat disebut sebagai pantun. Berikut adalah ciri-ciri pantun:

  • Pantun mempunyai pola rima yang beragam dan teratur, hingga dapat enak saat didengarkan. Pola rima dalam pantun ada beberapa macam, yaitu a-a-a-a, a-b-a-b, a-a-b-b, dan a-b-b-a.

1. Contoh Pantun a-a-a-a

Bunga tulip  dari Belanda..
Bunga Jepang  bunga sakura..
Inilah nasib  si orang desa..
Nama dan tampang  mudah terlupa..

2. Contoh Pantun a-b-a-b

Minum kopi duduk di kedai
Melihat gangsing berputar-putar
Belajar pangkal pandai
Rajin belajar otakpun pintar

3. Contoh Pantun a-a-b-b

Kura-kura dalam perahu
Pura-pura tidak tahu
Sudah gaharu cendana pula
Sudah tahu bertanya pula

4. Contoh Pantun a-b-b-a

Hujan pertama di bulan Mei
membangunkan sukmaku yang terlelap
Suara lembutnya saat mengetuk atap
memberiku kesejukan tak bertepi

  • Dalam satu bait pantun terdiri dari 4 baris, dan baris pertama dan kedua adalah sampiran atau sandaran kemudian baris ketiga dan keempat merupakan isi dari pantun tersebut.
  • Dalam pantun setiap barisnya hanya di isi dengan 8-12 kata.

Jenis-jenis Pantun Berdasarkan Usia

Pantun Anak

contoh pantun anak

beritabaik.web.id

Pantun anak adalah pantun yang ditujukan untuk anak-anak. Pantun ini juga merefleksikan dunia anak, baik dari sisi pikiran maupun perasaan mereka.

Contoh Pantun Anak sebagai berikut:

Beli kain warna merah
Sungguh indah dipandang mata
Kalau main jangan marah
Senang saja bersuka cita

Artinya: Terkadang anak bermain bersama temannya dan kadang temannya marah karena kelakuannya. Dalam pantun ini mengartikan, kalau anak sedang bermain janganlah marah, anggap saja becanda dan tetap terus bermain bersama.

Pantun Pemuda

Pantun pemuda adalah pantun yang membawa terhadap dunia anak-anak muda, mulai dari masalah cinta, rindu, dan juga semangat hidup.

Contoh pantun pemuda sebagai berikut:

Ibu pergi entah kemana
Duduk sendiri disamping paku
Hei juga kau yang disana
Indah Puspita itu namaku

Artinya: Pantun ini, salah satu kegunaan pantun untuk mengenalkan diri kepada orang lain. Pantun ini juga bisa masuk kedalam jenis pantun pemuda.

Pantun Orang Tua

Pantun Orang Tua adalah pantun yang cukup luas, karena dapat masuk kedalam nasehat, agama, adat sampai politik.

Berikut ini adalah contoh pantun orang tua:

Ayah pulang membawa sepatu
Ingin sekali segera bergaya
Tabunglah uangmu itu
Agar kau kelak menjadi kaya

Artinya: Tabunglah uang yang kamu agar kelak uang itu dapat kamu gunakan untuk memperkaya dirimu.

Jenis-jenis Pantun Berdasarkan Bentuknya

Pantun Biasa

Pantun biasa adalah pantun yang sering di buat atau digunakan oleh banyak orang. Pantun ini memiliki ciri-ciri seperti yang tadi dijelaskan.

Contoh dari pantun biasa sebagai berikut:

rancak gagah silat pahlawan
bertahan dikanan menyerang di kiri
tatkala bulan dilindung awan
mengapa pungguk berdiam diri

Pantun Karmina

Pantun karmina atau bisa disebut juga dengan nama pantun kilat adalah sebuah pantun dengan 2 baris.

Pantun karmina memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Pantun terdiri dari dua baris, baris pertama sebagai sampiran atau sandaran, dan baris kedua sebagai isi pantun.
  2. Pantun karmina hanya memiliki satu pola rima, yaitu a-a
  3.  setiap baris pada pantun di isi dengan 8 – 12 kata.

Contoh pantun karmina sebagai berikut:

Ikan lele beli di pasar
Persoalan sepele jangan diumbar

Seloka

Seloka adalah sebuah pantun yang terdiri lebih dari 1 bait dan diantara bait yang satu dengan yang lainnya memiliki keterkaitan arti.

Seloka memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Baris kedua dan keempat pada bait pertama diulang kembali di baris pertama dan baris ke tiga bait kedua.
  2. Baris kedua dan keempat pada bait kedua kembali diulang di baris pertama dan baris ke tiga bait Ketiga. Dan begitu seterusnya.

Contoh Seloka sebagai berikut:

Jalan-jalan kekota bertemu umi pipik
Naik motor milik si Dahlan
Jadilah pengendara yang baik
Agar selamat sampai tujuan

Naik motor milik si Dahlan
Pergi ke pasar membeli nanas
Agar selamat sampai tujuan
Selalu taatilah lalu lintas

Pergi ke pasar membeli nanas
Saat dijalan ketemu trantib
Selalu taatilah lalu lintas
Supaya jadi pengendara yang tertib

Talibun

Talibun adalah jenis pantun yang memiliki baris lebih dari 4 di setiap baitnya. dan setiap bait pantun talibun mempunyai baris genap, misalnya 6, 8, 10 dan seterusnya.

Contoh Pantun Talibun sebagai berikut:

Pergi ke pasar waktu subuh
Perginya sama pak tua
Pak tuanya berzodiak aries
Hei, belajarlah dengan sungguh-sungguh
Dan berbaktilah kepada orang tua
Supaya jadi anak yang sukses

Jenis-jenis Pantun Berdasarkan Isinya

Pantun Bersuka Cita

pantun bersuka cita

adigunabilly.blogspot.co.id

Pantun bersuka cita adalah pantun yang menggambarkan perasaan bahagia dan bisa juga untuk menyampaikan kebahagiaan kepada orang lain.

Contoh dari pantun suka cita adalah sebagai berikut:

Dengar lagu berirama
Tertawalah si adik manja
Mari main bersama-sama
Jangan duduk sendiri saja

Pantun Duka Cita

Pantun duka cita adalah pantun yang menggambarkan suasana sedih dan perasaan hati yang sedang bersedih.

Contoh pantun duka cita adalah sebagai berikut:

Tanah liat berkepiat,
ditimpa tanah berderai.
Luka ditangan boleh diobat,
luka dihati membawa sensai.

Pantun Jenaka

Pantun jenaka adalah pantun untuk hiburan atau lulucon. Pantun ini juga bisa untuk menghibur orang lain.

Contoh pantun jenaka adalah sebagai berikut:

Membeli baju dihari minggu.
Baju dibeli di dalam pasar.
Ingin peluk dirimu tapi aku tak mampu.
Karena badanmu terlalu besar.

Pantun Nasehat

Pantun nasehat adalah pantun yang berisikan nasehat-nasehat yang ditujukan untuk orang lain ataupun diri sendiri.

Contoh pantun nasehat sebagai berikut:

Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga

Pantun Adat Istiadat

Pantun adat adalah pantun yang berasal dari berbagai suku atau daerah di Indonesia, misalnya betawi. Pantun ini bisa berisikan nasehat, cerita, dan himbauan. Pantun adat istiadat juga dapat menggambarkan adat dan juga karakteristik dari suku atau daerah tersebut.

Contoh pantun adat istiadat adalah sebagai berikut:

Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka

Pantun Percintaan

Pantun percintaan adalah salah satu pantun yang masuk ke dalam jenis pantun anak muda. Pantun percintaan mempunyai tujuan untuk menggambarkan suasana hati yang sedang jatuh cinta ataupun menggambarkan bagaimana rasanya jatuh cinta.

Contoh pantun percintaan adalah sebagai berikut:

Ambil gendang di kampung Kandis
Ditabuh ramai ditingkah biola
Makin dipandang semakin manis
Dilabuh hati menyala cinta

Pantun Teka-Teki

Pantun teka-teki adalah pantun yang berguna untuk memberikan pertanyaan untuk lawan bicara. Pantun ini juga bisa dijadikan untuk hiburan karena kadang teka-teki yang diberikan bisa berupa lulucon.

Contoh pantun teka-teki adalah sebagai berikut:
Ada sebiji roda pedati,
Bentuknya bulat daripada besi
Bila bermain diikat sekuat hati
Dilempar hidup dipegang mati?

(jawaban untuk pantun diatas adalah: gasing)

Pantun Agama

Pantun agama adalah pantun yang digunakan untuk menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan agama. Isi pantun ini bisa berupa mengajak atau mengingatkan untuk beribadah sesuai dengan agama yang di percaya, misalkan Islam.

Contoh pantun agama adalah sebagai berikut:

Kemumu di dalam semak
Jatuh sehelai selarasnya
Meski ilmu setinggi tegak
Tidak sembahyang apa gunanya
No Responses

Add Your Comment